Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2024

Resensi Cerpen Secangkir Kopi Susu

  Identitas Cerpen • Judul cerpen: Secangkir Kopi Susu • Nama penulis: Lailatul Fitria • Tema: slice of life, pertumbuhan dan perkembangan • Jumlah kata: 1.067 • Jumlah karakter: 7.252 Sinopsis       Maya adalah seorang anak bungsu dari tiga bersaudara. Di usianya yang sekarang, ia masih bingung tentang masa depannya. Orang tuanya memiliki usaha yang cukup besar, Maya diberi tanggung jawab untuk meneruskan usaha tersebut. Namun, di sisi lain Maya ingin merasakan hal baru dan potensi diri di luar kota. Apa yang akan Maya pilih? Keunggulan Cerpen  Cerpen dengan judul 'Secangkir Kopi Susu' karya Lailatul Fitria ini memiliki keunggukan dari segi pesan yang diberikan. Cerpen ini memberikan pesan kepada pembaca bahwa apa yang dilarang oleh orang tua bukan semata-mata membatasi kemampuan kita, hal tersebut juga untuk kebaikan kita. Maya masih bisa mencari potensi dirinya dibarengi dengan ia mengembangkan usaha orang tuanya, apalagi bisa hidup dekat dengan orang-orang y...

Tugas Cerpen XI 4 (Lathifa Hasna Ramadhani)

  Terjalin, Terlepas, dan Tersambung Kembali       Hawa dingin menyentuh kulit putih gadis berumur delapan belas tahun itu, di luar sedang hujan. Oh, gadis cantik itu paling suka meromantisasi hidup ketika hujan turun. Segera ia mengenakan dress putih dengan motif bunga, menata rambut coklat bergelombangnya, dan berulang kali mengecek penampilannya di depan kaca. Setelah merasa siap, ia turun ke lantai bawah mengambil payung favoritnya.      Cklekk.. Ia memutar gagang pintu berwarna coklat itu, melangkahkan kaki keluar. Kakinya melompat-lompat kecil sambil bersenandung, melihat pemandangan sekeliling yang basah karena terkena air. Ia menengok ke langit dari balik teduhnya payung, sembari berpikir, “Ketika hujan ini turun, apakah orang-orang menikmatinya? Atau justru malah membencinya?” .      Hujan turun semakin deras, kakinya berhenti melangkah. Ia tiba di sebuah danau, di tengah danau itu terdapat sebuah pohon besar yang sudah lama tu...